Security Kebun Dianiaya, Saksi: Fajar Diludahi dan Ditendang Manager – Portal Berita HUKUM Medan

Security Kebun Dianiaya, Saksi: Fajar Diludahi dan Ditendang Manager – Portal Berita HUKUM Medan

Server Bola IDN – Security Kebun Dianiaya, Saksi: Fajar Diludahi dan Ditendang Manager – Portal Berita HUKUM Medan


MUDANEWS.COM, Langkat –
Sebelas hari berlalu, kasus penganiayaan security kebun Fajar Irpandi (22) menemukan titik terang. Dari keterangan saksi, Manajer Kebun Tanjung Jati PTPN II berinisial KY, terlihat meludahi dan menendang korban di areal PKS Sawit Hulu, Rabu (2/6/2021) malam silam.

Menurut keterangan dua orang saksi di Mapolsek Padang Tualang, KY dengan arogan ikut menganiaya petugas keamanan kebun tersebut.

“Gitu turun dari mobilnya, Kar langsung meludahi wajah dan nendang kepala si Fajar,” beber kedua saksi itu, Jum’at (11/6) sore.

Saat dikonfirmasi kedua saksi mata mengatakan, bahwa KY datang ke PKS Sawit Hulu terkait adanya dugaan penggelapan brondolan sawit. Tanpa basa-basi, KY langsung mengambil tindakan main hakim sendiri.

“Setelah nendang Fajar, KY langsung ditarik GM berinisial HM untuk melerainya. GM itu kemudian ngembalikan HP si Fajar yang sempat dirampas,” tandas saksi kompak.

Sebelumnya, tak senang dipukuli sekelompok orang, Fajar Irpandi (22) membuat laporan ke Polsek Padang Tualang, Jum’at (4/6) sekira pukul 16.30 WIB. Tak hanya itu, dirinya juga mengaku bahwa Manjer PTPN II Kebun Tanjung Jati Karyadi SP, turut serta melakukan penganiayaan tersebut.

Laporan Fajar langsung diterima oleh petugas piket SPKT dengan tanda bukti laporan Nomor: TBL/50/VI/SU/LKT/SEK-PD.TUALANG. Di hadapan petugas, dirinya menceritakan kejadian kelam yang dialaminya, Rabu (2/6) malam kemarin.

Warga Dusun IV, Desa Suka Makmur, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat yang berprofesi sebagai security itu mengisahkan, awalnya dia diperintahkan Papam kebun untuk mengawal angkutan bermuatan TBS dari Tanjung Kati menuju ke PKS Sawit Hulu.

Setibanya di PKS tersebut, Fajar langsung ditarik ke semak-semak oleh security yang bertugas di sana. Kemudian, dirinya dituduh bersekongkol dengan sopir pengangkut TBS yang melakukan penggelapan brondolan sawit.

Tanpa basa-basi, ayah satu anak itu langsung dianiaya oleh salah seorang security bernama jamal bersama teman-temannya. Kepala dan dada Fajar pun menjadi sasaran empuk pukulan serta tendangan mereka.

Tak berselang lama, Manajer Kebun Tanjung Jati PTPN II berinisial KY pun tiba di lokasi tersebut. Kepala pria berperawakan kecil itu langsung ditendang olah Karyadi.

“Kakinya kena mata ku sebelah kiri. Sampe sekarang masih merah dan perih mata ku ini. Sumua uang ku pun diambil mereka,” beber Fajar kepada petugas dengan didampingi istri dan anaknya.

“Waktu sopir yang menggelapkan brondolan itu ditanyai, sopir itu bilang sama mereka (Manajer Cs) aku gak ada terlibat. Tapi aku dah dipukuli sama mereka. Gak terima aku diperlakukan seperti ini. Macam maling aku diperlakukan mereka,” tandas Fajar dengan nada kesal.

Kanit Polsek Padang Tualang IPTU Martin Ginting mengaku akan segera menindaklanjuti laporan Fajar tersebut. “Semua warga yang buat laporan, pasti kita terima. Siapapun yang terlibat dalam persoalan ini pasti akan kita proses,” pungkasnya. Berita Langkat, Wahyu


Server Bola IDN – Security Kebun Dianiaya, Saksi: Fajar Diludahi dan Ditendang Manager – Portal Berita HUKUM Medan

Ikuti terus berita terupdate seputar dunia sepak bola jadwal bola dan prediksi jitu bersama sahabatsbo.

sahabat sbo adalah agen betting bola IDN terbesar Saat ini di Indonesia yang sudah tidak diragukan lagi dalam hal melayani dan membantu masalah yang dihadapi member dalam hal pembuatan akun dan masalah games. Hanya dengan 1 User ID anda bisa bermain semua game, buruan daftar di sahabatsbo.

Selamat datang di SAHABATSBO dapatkan penawaran spesial dari kami :

– BONUS NEW MEMBER 20%
– Cashback Sportsbook 10%
– BONUS ROLLINGAN 0.5%
– BONUS ROLLINGAN POKER 0.5%
– Bonus referral mencapai hingga 3 %

Support by : SAHABATSBO
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *